Remaja Impian Masa Depan
Bismillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillahirabbil`alamin washalatu wassalamu `ala asyrafil anbiya i
wal mursalin wa`ala alihi washahbihi ajma`in amma ba`du.
Ibu guru yang saya hormati, dan
Teman-teman yang saya cintai
Assalamu`alaikum Wr. Wb.
Pertama tama marilah kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat
Allah SWT yang berkat rahmat dan karunianya kita semua dapat berkumpul bersama
di sini, di kelas tercinta kita ini, kelas 9A. Shalawat serta salam tak lupa
kita curahkan ke junjungan nabi besar kita Muhammad SAW, kepada keluarganya,
para sahabatnya, para tabi`in dan tabi`itnya hingga kita di akhir zaman,
aamiin.
Ibu guru yang saya hormati dan teman teman yang saya cintai, langsung
saja tujuan dan maksud berdirinya saya di sini adalah untuk menyampaikan pidato
yang berjudul “Remaja Impian Masa Depan”.
Dari judulnya saja, siapa yang tak ingin menjadi remaja impian masa
depan? Remaja yang hidupnya penuh dengan iman,taqwa dan tentunya meraih
kesuksesan di dunia dan di akhirat. Wah pasti semuanya menginginkan hal
tersebut bukan?
Namun tahukah kalian menurut penelitian, hanya 30% dari remaja
Indonesia yang diprediksikan akan mendapat kesuksesan. Bayangkan hanya 30% saja
remaja Indonesia yang sukses. Lalu apakah kita termasuk ke dalam 30% remaja
sukses tersebut? Atau kita termasuk ke dalam 70% remaja yang entah akan seperti
apa kehidupan masa depannya? Dan tahukah juga kalian? Mengapa itu semua dapat
terjadi terhadap remaja Indonesia?
Sebenarnya hanya ada satu kuncinya, yaitu
kurangnya pondasi iman dan taqwa yang kuat. Bayangkan saja, remaja seusia kita
sekarang sudah banyak yang melakukan pergaulan bebas. Pergaulan bebas di sini
diartikan sebagai pergaulan yang sangat bebas, atau lebih spesifikasinya
bergaul dengan siapapun tak kenal umur, perilaku atau apapun. Berteman dengan
siapa saja? Ya tentu! Namun tetap ingatlah sebuah hadits yang artinya “ Jika
kita berteman dengan seorang pandai besi maka kita akan terkena percikan apinya
atau terkena baunya yang tak sedap. Namun jika kita berteman dengan seorang
penjual minyak wangi maka kita akan mendapat aroma harum dari dirinya.” Dari
hadits tersebut sudah jelas bahwa teman yang salah merupakan salah satu faktor
yang dapat membuat kita keluar dari jalan Allah yang tak diridhai.
Berteman
dengan seorang peminum minuman keras contohnya, maka pasti lambat laun kita
akan mengikuti jejaknya menjadi peminum, dan sekalinya tidak pun kita akan
terkena bau tak sedap dari dirinya seperti gosip gosip yang menyebar di
mana-mana tentang keburukan yang belum tentu kita lakukan. Dan sekarang
bayangkan saja, teman teman seusia kita sudah banyak yang melakukan pergaulan
bebas, lalu akankah iman dan taqwa melekat dalam diri mereka? Di mana letak
moral? Di mana letak kesuksesan bangsa ini? Jika sifat baik saja tak ada
satupun yang melekat dalam diri remaja Indonesia, akankah Allah sang pemegang
takdir memberi kesuksesan pada remaja Indonesia? Apalagi kesuksesan pada bangsa
ini? Akankah hanya hawa nafsu saja yang akan menyelimuti bangsa ini?
Teman-teman sadarkah kalian akan hawa nafsu yang ada dalam diri kita terkadang
tak bisa dikendalikan dan akhirnya kita memilih jalan yang salah? Jalan yang
menuntun kita mendekati api neraka? Naudzubillah. Teman-teman, kita ini adalah
seorang manusia, yang mempunyai derajat tinggi. Masa kita manusia dikalahkan
oleh hawa nafsu yang terdapat dalam diri kita? Bukankah seharusnya kita yang
mengendalikan hawa nafsu kita? Teman teman yang saya sayangi, memang semakin
kita bertaqwa, semakin kita beriman rintangan yang Allah berikan kepada kita
semakin sulit. Maka kuncinya adalah bersabar, ingat “bersama kesulitan ada
kemudahan”. Rintangan yang semakin sulit akan menjadikan kita diri yang lebih
bijaksana.
Dan bagi kita generasi muda yang telah memiliki iman dan taqwa yang
kuat, tidak melakukan pergaulan bebas beserta bisa mengendalikan hawa nafsu
dengan baik, contohnya kita kita ini, itu semua belum cukup. Waah.. berat
sekali untuk menjadi remaja impian masa depan.. Tenang teman-teman! Hanya
tinggal 1 kunci lagi yang harus kita buka, yaitu selalu merasa bahwa ada yang
selalu mengawasi kita, yaitu Allah SWT. Teman-teman ingat Allah tidak tidur,
tidak makan tidak minum, Dia Maha Besar, Maha Kuasa, Maha Segalanya. Dan jika
rasa ini sudah tertera dalam diri kita, maka insyaAllah kita tak akan pernah
melakukan dosa. Karena apa? Karena kita selalu merasa takut akan sang pencipta
yang selalu mengawasi kita.
Jika sifat yang telah saya deskripsikan tadi sudah tertera dalam diri
setiap remaja Indonesia, maka bayangkan moral, budi pekerti, iman dan taqwa
beserta kesuksesan sudah berada di setiap tangan remaja Indonesia. Kita tinggal
menggenggamnya dan membuktikan kepada seluruh dunia bahwa kita remaja Indonesia
adalah remaja yang dapat menggemparkan dunia! Dengan jati diri kami yang
sesungguhnya kami akan mengubah dunia! Tunggu kami dunia!
Maka kita sebagai generasi muda bangsa Indonesia, harus bisa menjadi
remaja impian masa depan, yaitu remaja penuh moral,budi pekerti, dan iman serta
taqwa yang kuat. Semoga pidato yang saya sampaikan tadi dapat memberi manfaat,
motivasi beserta inspirasi kepada kalian semua. Ingat! Kita ada, dunia ada,
iman dan taqwa ada, maka kesuksesan berada di tangan kita. Demikianlah pidato
yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada salah kata dan tutur kata
yang kurang berkenan di hati kalian semua. Akhir kata, wabillahitaufik
walhidayah, wassalamu`alaikum Wr. Wb.
Sekiaaann! Thanks for reading human yang budiman!